Komposisi Propolis

Setiap jenis lebah memiliki resin tertentu yang ada didaerahnya sehingga komposisi propolis amat bervariasi. Tingginya variasi tergantung jenis pohon, suhu wilayah, bahkan hari (saat) ketika propolis dikumpulkan. Misalnya, propolis yang diambil dari pohon Populos mempunyai flavonoid yang tinggi, sedangkan yang diambil dari pohon Aspen memiliki lebih banyak asam aromatik.

Propolis terdiri dari sekitar bahan kimia berbeda yang masih terus ditemukan setiap tahun. Komponennya adalah flavonoid dan asam fenolat, termasuk caffeic acid phenylethyl ester (CAPE) yang kandungannya mencapai 50% dari seluruh komposisi. Di antara 150 bahan kimia tersebut ditemukan zat dengan efek antivirus (fenolik, ester caffeic, asam ferulat, luteolins, quercetin), antiperadangan (asam caffeic, ester fentil, galangin, kaempferol, dan kaempferid), mengurangi nyeri (alkohol, campuran ester caffeat), antitumor (asam caffeic, ester fenetil), dan antimikroba (flavonoid, galangin, pinocembrin).

Flavonoid terdapat hampir di semua spesies bunga. Jenis flavonoid yang terpenting dalam propolis adalah pinocembrin dan galangin. Kandungan kimianya sedikit berbeda dengan flavonoid dari bunga karena adanya pemrosesan oleh lebah. Kandungan flavonoid dalam propolis bervariasi 10-20%. Kandungan ini merupakan yang terbanyak dibandingkan kandungan flavonoid dalam produk lebah lainnya.

Melia Propolis

Flavonoid sangat bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi virus. Menurut dr. Havsteen, efek flavonoid sama seperti aspirin, yaitu mencegah peradangan, dan tanpa efek samping. Efek lainnya juga dapat mencegah alergi. Flavonoid mencegah kebocoran sel yang berisi histamin dan serotonin, zat utama penyebab gejala alergi.

Kandungan komponen malam dan asam lemak dalam propolis biasanya 25-35%. Dua komponen ini kebanyakan bersifat tidak aktif secara kimia. Bila propolis digunakan untuk bentuk ekstrak untuk obat, kandungan malam umumnya sudah berkurang.

Propolis juga mengandung minyak esensial yang bersifat menguap. Kadarnya sekitar 10%. Zat mudah menguap ini yang memberi aroma propolis, tetapi efeknya belum diketahui. Selain itu, propolis masih mengandung pollen sebesar 5%, mineral dan zat organik lain sekitar 5% (14 jenis mineral ditambah keton, lakton, quinon, steroid, asam benzoat dan ester, sedikit vitamin dan gula). Propolis juga mengandung banyak macam asam amino esensial.

Cara Memanen Propolis

Propolis dipanen para peternak dengan cara memasang perangkap khusus. Dengan cara ini, propolis tidak akan tercampur dengan zat lain seperti malam ataupun kotoran. Perangkap pada dasarnya berupa lempeng khusus atau filter yang akan merangsang pecahnya dinding sarang sehingga lebah akan berusaha menambal lubang itu dengan propolis. Setelah itu, dilakukan pendinginan agar propolis menjadi keras dan rapuh dan mudah dikeluarkan dari filter. Biasanya, metode pemanenan ini menghasilkan propolis yang bersih dan berkualitas baik.

Kandungan propolis dapat menurun seiring dengan waktu penyimpan, terutama efek antibakterinya. Propolis idealnya disimpan pada suhu kurang 10-20 derajat Celcius dalam tempat yang kedap udara dan terhindar dari cahaya.

Memilih Propolis yang Berkualitas

Memilih ekstrak propolis yang baik memang agak sulit karena tidak bisa dibedakan secara fisik. Bahkan, analisis kimia hanya menyediakan perkiraan komponen utamanya dan dengan harga yang mahal. Oleh karenanya, membeli propolis haruslah di tempat yang bisa dipercaya.

Propolis yang baik haruslah bebas dari kontaminasi racun, seperti pestisida ataupun logam berat. Selain itu, pihak produsen idealnya mencantumkan kandungan propolis sehingga dapat dilihat kadar malam, abu, dan bahan tidak larutnya. Sebaiknya zat-zat tersebut hanya terkandung dalam jumlah sedikit, sedangkan zat aktif dalam propolis lebih dominan. Sumber pohon tempat obat propolis diambil juga harus jelas karena penelitian menunjukkan propolis dari pohon tertentu memiliki keunggulan yang khusus.

Propolis yang lengket dan mengandung banyak zat tidak terlarut bisa dibuat ekstrak dan dijadikan kapsul atau tablet. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun tingtur propolis yang berdasar air ataupun alkohol hanya mengandung zat propolis yang larut. Keuntungannya bentuk sediaan ini paling mudah diserap. Kekurangannya, kandungan aktif propolis yang tidak larut tidak terbawa. Dengan demikian, sediaan propolis utuh akan memberi keuntungan tambahan.

Propolis dalam bentuk kapsul biasanya mengandung zat yang lengkap meskipun tidak semua dapat diserap dengan baik. Beberapa zat aktif bisa tidak terserap bila propolis terikat pada resin tidak larut dan lengket. Oleh karenanya, propolis utuh yang diproses dan dibuat kapsul mungkin pilihan yang lebih baik daripada yang dipadatkan menjadi tablet. Sediaan propolis lain adalah partikel propolis yang dicampurkan dalam madu atau sirup. Dalam sediaan ini, terdapat propolis utuh, propolis ekstra, dan ekstrak tumbuhan obat.

Cara Pemesanan

Propolis Melia Nature

Harga 1 Botol Propolis Melia Nature Harga Rp. 115.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan: Pesan Propolis Melia Nature, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( Untuk Menentukan Ongkos Kirim )

This entry was posted in Harga Propolis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.